Search This Blog

Cpx24.com CPM Program

THIS WEEKEND ONLY

Thursday, November 26, 2009

 
i am gonna use asian hair dye.  pauline took me to this awesome asian super-mega-sweet-market.  they had this hair dye called palty.  the boxes were super cute and everything is in japanese but i think i can figure it out.  will i look okay with that fake brown color?  i am scared...but excited.

honey brown?  bitter cappuccino?  or almond chocolate?  i'm so gonna look like an alien.














HOW AWESOME AM I GOING TO BE???

Read more...

Aerosmith Minus Steven Tyler...?

I was cryin' when I met you
Now I'm tryin' to forget you
Love is sweet misery
I was cryin' just to get you
Now I'm dyin' cause I let you
Do what you do - down on me
-cryin'-

Steven Tyler keluar dari aerosmith..

Begitu bunyi status twitter seseorang yang tak sengaja aku temukan ketika lagi asyik menjelajah dunia maya.
Hah.. reaksi kaget, tidak percaya campur penasaran akhirnya membuatku mencari berita-berita tentang itu.
Walaupun belum ada berita resmi dari situsnya Aerosmith sendiri, tapi banyaknya artikel yang membenarkan berita itu membuatku percaya, sekaligus sedih karena buatku Aerosmith berarti banyak untuk perkembangan wawasan musikku.

Pertama kali aku mendengar Aerosmith ketika tahun 1994, abangku yang waktu itu mudik lebaran membawa kaset Big One's dan memutarnya di rumah.
Aku yang masih bocah umur 9 tahun dan hanya dirasuki boys band oleh kakakku yang tinggal di rumah, terheran plus terkagum-kagum. Suara yang nyanyi benar2 keren, dan kaset itu akhirnya tinggal di rumahku.
Lagu Cryin adalah lagu pertama Aerosmith yang kudengar, dan sampai sekarang lagu itu selalu ada di playlist winampku, bahkan menjadi nada dering hpku.
Memang kuakui, setelah mendengar Aerosmith, pengetahuan musikku mundur ke belakang. Mulailah aku menggemari Slow Rock, sewaktu SMP-SMA teman2ku lagi heboh dengan musik Korn dan Limp Bizkit, aku malah asyik mendengarkan Mr.Big dan GnR.

Dulu sewaktu awal kuliah, aku bahkan rela membeli sebuah kaset baru hanya untuk ditukar dengan kaset lama Aerosmith yang berisi lagu Toys in the Attic. Setelah aku tahu kalau di sudut Malioboro ada lapak2 jualan kaset lama, bisa dengan sistem barter.
Aerosmith adalah band yang bertahan lama di dunia musik, dengan cerita yang banyak.
Tidak saja musiknya, perjalanan band inipun sangat berwarna. Dan Steven Tyler punya peran yang sangat besar dalam Aerosmith.

Kemunculan mereka di awal 70-an memberi warna baru di dunia musik. Sempat dilabeli sebagai 'The New Rolling Stones', Aerosmith membuktikan bahwa mereka punya taste yang berbeda.
Lagu-lagu mereka disukai, merajai top chart radio2 waktu itu. Mereka terkenal, dan punya penggemar setia.
Kesuksesan yang datang dengan cepat membuat mereka kewalahan, buruknya hubungan internal dan konflik dengan manajeman serta belum dewasanya mereka akhirnya membuat mereka berteman dengan narkoba.
Terpuruk dan hampir bubar, Aerosmith ditinggal oleh dua gitarisnya, Brad Withford dibuang Steven dan Joe Perry memilih solo karir.

Aerosmith jalan terus dengan Steven Tyler sebagai leader, sempat mengeluarkan beberapa album dan tidak sukses. Steven akhirnya berdamai dengan Perry, memanggil kembali Brad, meninggalkan narkoba, dan menggandeng label baru. Dibantu Run DMC, Aerosmith melakukan comeback yang hebat hingga membuat mata pecinta musik kembali melihat mereka.

Lagu2 mereka menjadi hits, "Dude (Looks Like a Lady)", "Rag Doll", dan "Angel" di album Permanent Vacations, diikuti "Janie's Got a Gun", "What It Takes", dan "Love in an Elevator" di album Pump.
Diselingi album Pandora's Box, album Get a Grip memberikan "Cryin", "Crazy" dan "Amazing" hingga album Big One's keluar yang berisi kompilasi lagu-lagu mereka.

Album Nine Lives di tahun 1997 yang berisi "Pink", "Falling in love (is Hard on the Knees)" dan "Hole in My Soul", diikuti lagu sountrack Armageddon "I Don't Want To Miss A Thing".
Lalu "Jaded", "Girl Of Summer" , "Honkin' On Bobo" sampai terakhir "Devil's Got a New Disguise - The Very Best of Aerosmith".

Sukses kembali menghampiri mereka, album mereka laris manis seperti kacang goreng.
Menjadi ikon, nama mereka mendunia, Aerosmith adalah legenda.
Konser mereka dinanti, jangan ditanya aksi panggung mereka, selalu mengesankan.
Mereka bukan hanya band studio yang hebat dalam menciptakan lagu, mereka juga band panggung yang sangat keren dalam hal aksi.

Steven Tyler adalah magnet panggung Aerosmith, dan buatku belum ada penyanyi yang mampu mengalahkan aksi panggung Steven Tyler.
Dengan selendang rumbai2 diikat di mic-nya, Ayah dari aktris Liv Tyler ini membuat gaya yang khas di panggung, apalagi kalau sudah duet satu mic dengan Joe Perry, 'toxic twins'..!!!

Sayang sekali kalau sampai berita itu benar2 kejadian, melihat Aerosmith tanpa Steven di posisi vokalis akan sangat2 aneh buatku. Itu bukan Aerosmith.
Hampir 40 tahun, dan akhir yang seperti ini, terlalu sayang untuk sebuah band yang sudah melegenda.

Memang dalam dunia musik, gonta-ganti personil adalah hal yang bisa dimaklumi, tapi untuk Aerosmith. Duh.. terlalu mahal harganya.
Semoga saja Steven hanya cuti seperti berita ini.
Aku penggemar Aerosmith, sangat walaupun tidak sampai fanatik.
Tanpa mengecilkan peran personil yang lain, Toxic twins itulah yang membuatku bertahan menikmati Aerosmith.
Tanpa Steven Tyler, aku tidak tahu apakah aku masih bisa mendengarkan musik Aerosmith.

***
I kept the right ones out
And let the wrong ones in
Had an angel of mercy to see me through all my sins
There were times in my life
When I was goin' insane
Tryin' to walk through
The pain
When I lost my grip
And I hit the floor
Yeah,I thought I could leave but couldn't get out the door
I was so sick and tired
Of livin' a lie
I was wishin that I
Would die

It's Amazing
With the blink of an eye you finally see the light
It's Amazing
When the moment arrives that you know you'll be alright
It's Amazing
And I'm sayin' a prayer for the desperate hearts tonight

That one last shot's a Permanent Vacation
And how high can you fly with broken wings?
Life's a journey not a destination
And I just can't tell just what tomorrow brings

You have to learn to crawl
Before you learn to walk
But I just couldn't listen to all that righteous talk, oh yeah
I was out on the street,
Just tryin' to survive
Scratchin' to stay
Alive
-amazing-

Read more...

i am thankful for cuteness.

Wednesday, November 25, 2009

Photobucket
adorable!


this picture makes me go HUH??? it says ASIAN and that's enough for me.




this picture isn't cute per-say, but diddy looks like he has never seen a $1 bill in his whole life!  
i wish i could be like that! :(





boys in glasses are cute!
more specifically this boy is cute in glasses that are not his own.
hope he doesn't see this!  cuz now i look like a creeper... LOL!


Read more...

UCAPAN SELAMAT HARI GURU 25 NOVEMBER 2009 BUAT GURU-GURUKU

Tuesday, November 24, 2009

 “Terima kasihku..

ku ucapkan..

pada guruku yang tulus..

ilmu yang berguna..

lalu dilimpahkan,

untuk bekalku nanti..

setiap hariku dibimbingnya…..

agar tumbuhlah bakatku..

kan ku ingat slalu, nasehat guruku..

terima kasihku..!!!

LAGU YANG DITUJUKAN KHUSUS PADA GURU-GURUKU YANG TELAH BERJASA PADA PROSES PEMIKIRAN DAN PEMBELAJARAN SEHINGGA DIRI INI MAMPU BERDIRI SECARA MANDIRI UNTUK MENGHADAPI DUNIA YANG PENUH PERSAINGAN.TERIMA KASIH GURUKU

 

Saya Pribadi www.ronaldorozalino.com

mengucapakan

SELAMAT HARI GURU NASIONAL

25 NOVEMBER 2009

  Happy Teacher's Day

"ENGKAU ADALAH PELITA

DALAM KEGELAPAN HIDUPKU"

 

Kita bisa membaca karena siapa?

Kita bisa menulis berkat siapa?

Kita jadi rajin ngerjain PR, tugas dari siapa?

Kita bisa jadi begini karena siapa?

kita bisa sesukses sekarang ini, karena siapa?

Hal itu nggak akan terlepas dari jasa seorang guru yang telah mendidik kita. Jadi, sepantasnya, seorang guru itu kita anugerahi penghargaan yang setinggi-tingginya, walau penghargaan itu tanpa tanda jasa, namun apapun alasaannya guru tetaplah menjadi pelita dalam kegelapan.

 

Happy Teacher's Day

Read more...

Catatan Tentang Daratan Yang Ternama

Dulu sewaktu aku masih kecil, sekitar umur 9-10 tahun, ibuku mengajakku dan saudara-saudaraku mengunjungi sebuah daratan yang terpisah dari pulau tempatku lahir.
Cerita tentang daratan itu benar-benar membuat kami terutama aku terkesima.
Tempat yang jauh, begitu kata ibu, makanya butuh banyak biaya untuk sampai kesana.

Ikut menumpang dengan mobil teman ayah yang waktu itu juga ingin pergi ke daratan itu, memang butuh waktu lama, 2 hari 3 malam.
Pertama kami sampai ke daratan itu, kami mencium tanahnya. Yup, seperti di film-film, kami menciumnya.

Mungkin banyak yang menganggap itu perbuatan yang konyol, tapi perjuangan untuk sampai kesana benar-benar tidak murah.
Kampungan, begitu mungkin mata beberapa orang yang melihat kejadian itu. Terserah, kami memang dari kampung.

Disini tempat orang merantau, tempat orang-orang yang sering di tv, ini ibukota negara kita. Panjang lebar ibu bercerita tentang daratan yang waktu itu sudah mulai menjulang dengan gedung-gedung tingginya.
Daratan yang bernama Jakarta dalam kenanganku waktu itu sangat berkesan. Banyak mobil-mobil, jalanan selalu ramai dan banyak tempat bermain. Ah, dasar bocah.. :)

Sehabis SMA dan tersesat di kota gudeg, aku beberapa kali mengunjungi Jakarta. Baik itu ketika liburan atau sedang ada acara keluarga.
Tapi rasanya lain, aku tidak pernah melebihi tiga hari disana. Alasannya selalu, tidak betah.

Jakarta masih menyuguhkan gedung-gedung megah, macet, padat penduduknya dan tempat bermain yang selalu bertambah canggih, bahkan ditambah dengan tempat hiburan yang bisa kunikmati di usiaku saat ini. Sayang, mungkin pola pikirku yang sudah berubah hingga akhirnya Jakarta selalu masuk daftar coret tempat yang akan kukunjungi.

Hingga waktu membuatku datang lagi ke Jakarta, mencoba 'menjajah' ibukota negara tercinta ini.
Sebagai seorang pengangguran yang sedang mencari celah untuk ikut dalam arus ibukota.
Seminggu lebih, bermain-main dengan ibukota yang kata orang begitu kejam. Mempelajari ritme dan dunia orang-orang Jakarta yang kata Seno Gumira Ajidarma hanya ada tiga: rumah, kantor dan mobil.

Sejauh ini aku mencoba menikmatinya, mungkin benar pepatah orang-orang tua, alah bisa karena biasa.
Dulu aku selalu bertanya, kenapa orang betah di Jakarta. Datang dari berbagai penjuru tanah air, mencoba mengadu nasib di ibukota ini.
Padahal tidak ada yang bisa dijanjikan Jakarta, selain kompetisi.

Sekarang aku disini, di salah satu sudut Jakarta, menulis postingan dalam keadaan yang baik-baik saja. Hanya terhalang masalah koneksi dan kesempatan untuk fokus menulis.
Kalau ditanya sekarang apa yang dijanjikan Jakarta untuk orang-orang, jawabanku tetap sama, kompetisi.




*baru buka blog ini, makasih buat teman-teman yang sempat2nya mengkhawatirkan keadaanku. Maaf gak bisa blogwalking, miskin koneksi internet.. :)
*Buat bung Becce-Lawo, ewotnya nanti akan saya pajang bro.. tunggu aja, semoga belum basi.hahaha

Read more...

Old man on the Metro in Brussels

Monday, November 23, 2009

Read more...

on cuteness and fierceness.

Thursday, November 19, 2009

i am sitting in my towel supposed to be all the way packed and well on my way to work, but it's just not happening right now.  well shoot...so here is some cuteness for the weekend, i will be away from my computer- THANK GOODNESS!


oh my god, it's not fair that 2 people could be so beautiful and adorable.  i love mad men, sad it's over just because the way they looked, dressed, and acted is aspirational!  how can i be like that?  it's not fair i was born in '86 rather than '56!!!


if you don't like these episodes of maury when they "confront" people with their greatest fears...we are in a fight.  cotton ball man!!!  god it's pure genius.


what is going on here?  frankly i don't care because it's fucking awesome!  i love wu-tang...i wanna be friends with these children.  like who is the little girl in the middle?  what is happeningggggg!!!



PhotobucketTWILIGHT!  new moon is this weekend!  i am leaving town to spend time with my boo and he is nice enough to humor me and go see it with me.  i can admit it, i am a 23 year old twihard...ughhhh.


save the best for last bitches!  it's beysus christ our heavenly something or other.  god she is amazing.  that color is awesome on her, she is a TRUE INSPIRATION.  and that has been your weekend cuteness...

Read more...

misc. cuteness

Tuesday, November 17, 2009


this baby has gorgeous hair.  i love this picture because this little girl is probably equally cute in skeleton paint as IRL.


i need a hat like this!   real fur would be awesome in the chicago winter.  sad its arrival is imminent. :(


GIVE ME 2 OF THESE.  where can i get one or have one made?  SO IMPORTANT.

Read more...

a few of my favorite things...

Sunday, November 15, 2009


GOSSIP GIRL: have you ever seen a better show???  well probably, but i am not ashamed to admit i love this show!  the girls are PERFECTION, the guys are pretty hot too.  but i don't watch it for the boys, i watch it because i am so envious of everyone's perfect hair and expensive style.  WHY WAS I NOT BORN RICH???  maybe my favorite thing should have been $$money$$...



OMG ASIANS!!!  especially vintage ones!  they are my favorite.  this picture is quite amazing.  i long to be a part of the past...and asian.  their hair is just so big and beautiful...




multicolored things!  more on this to follow (i recently discovered these rainbow macaroons and i want to know more about them...)  these chicks are just so cute, i want to lay in my bed and have them walk all over and hop and chirp.  ahhhhh it would be a dream come true!  i hope they won't poop on me. :(


pageant babies!  i wanted to be one for halloween but i figured it would cost too much money.  i would need the dress, the spray tan, the hair piece, makeup...the list goes on and on.  big props to those crazy moms who waste their husband's money on these "character building competitions."  i mean look at this girl!  she could not be older than 7 years old and i could swear i have seen her slinging them back at j&m bar. she looks like she could be 45!!!  so scary.  when i have babies, i am forcing them to participate in pageant.  LIVE MY DREAMS NOW.

Read more...

slow your roll.

Friday, November 13, 2009






whoooooooaa. homegurl is fucked up. i miss the old lindsay.



Read more...

OMFG

Wednesday, November 11, 2009

crazzzzzzzy

Read more...

Seni Tari Rangguk dari Kerinci

Tari Rangguk

Tari Rangguk merupakan tari tradisional yang berasal dari Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Ada beberapa pendapat ahli yang mencoba mengungkap asal kata Tari Rangguk tersebut. Pertama, pendapat yang mengatakan bahwa istilah Rangguk berasal dari kata rangguk, ranggok, dan rangguek yang merujuk pada beberapa dialek yang berkembang di masyarakat Kerinci. Ketiga suku kata tersebut berkembang di beberapa daerah, misalnya kata rangguk berasal dari dialek masyarakat Kerinci Hulu, ranggok dari dialek pada masyarakat Sungai Penuh, dan rangguek merupakan dialek masyarakat Pulau Tengah. Kata rangguk, ranggok, dan rangguek menunjukkan arti “angguk” dan jika ditambah awalan me dari kata tersebut menunjukkan arti “mengangguk”. Kedua, pendapat yang mengatakan bahwa kata rangguk berasal dari 2 kata yang digabung menjadi satu. Dua kata tersebut adalah “uhang” yang berarti “orang” dan ”ganggok” yang berarti “angguk”. Kebiasaan masyarakat Kerinci yang acap kali menggabungkan dua kata menjadi satu membuat kata uhang dan nganggok dapat digabung membentuk ranggok yang berarti “mengangguk”.
Tari Rangguk konon diciptakan oleh seorang ulama setempat setelah kembali dari menunaikan ibadah haji di Makkah. Sewaktu menunaikan ibadah haji, beliau sempat belajar ilmu agama pada ulama setempat. Di sela-sela belajar agama tersebut, beliau berkeliling untuk melihat pergaulan dan tradisi yang berkembang pada masyarakat Arab. Pada waktu itu, beliau tertarik dengan salah satu tradisi yang dimainkan generasi muda setempat, yaitu menabuh rebana sembari mengangguk. Lalu beliau belajar pada para pemuda tersebut hingga menguasai dengan baik.

 

Pada awal perkembangannya, Tari Rangguk hanya dimainkan oleh kaum laki-laki saja. Mereka menabuh rebana di kala sore, sebagai sarana hiburan guna melepas lelah setelah seharian bekerja di sawah dan kebun. Mereka melakukannya di beranda rumah. Sedangkan untuk kaum perempuan tidak diperkenankan untuk ikut dalam tarian ini karena masih dianggap tabu. Baru sekitar tahun 1950-an kaum perempuan ikut serta mementaskan tarian tersebut hingga sekarang.

Tari Rangguk banyak mengandung nilai estetika (keindahan) dan nilai spiritual yang bersumber ajaran agama Islam. Hal ini tercermin dalam gerakan-gerakan kepala (mengangguk-angguk), irama musik (tabuhan rebana), serta beberapa selingan pantun puji-pujian. Gerakan tari yang disajikan oleh para penari diambil dari beberapa gerakan seperti liukan tumbuhan-tumbuhan, gerak riang hewan, dan lenggak-lenggok manusia yang dikombinasikan menjadi satu. Dan tidak kalah penting dari pelaksanaan Tari Rangguk adalah nilai spiritual yang melekat sebagai ungkapan rasa syukur dan ketakwaan kepada Sang Penciptanya (Allah SWT).

 

Selain sebagai hiburan dan untuk menyambut tamu, tari ini juga dibawakan pada pesta adat masyarakat Kerinci, seperti Keduri Sko (pesta pusaka) dan pemberian gelar luhah untuk pemimpin negeri. Keduri Sko (pesta pusaka) biasanya diadakan pada acara seperti pengangkatan atau pemberian gelar adat, seperti pemberian gelar Rio Depati, Mangku, Datuk, serta pimpinan suku. SUMBER

Read more...

Sunday, November 8, 2009

Read more...

lets do this!

Friday, November 6, 2009


this video had me laugh soooooo hard.  i don't even know why?  i mean what would you do if there was a giant bat approaching you?  i kinda want that costume...

Read more...

Video Tahunan

Tuesday, November 3, 2009

Tadi malam, ketika sedang asyik menjelajah dunia maya, seorang teman kos memanggilku ke kamarnya.
Memperlihatkan sebuah video di komputernya, video yang sebetulnya aku sendiri sudah lupa.
Video tahunan anak2 SMA negeri di Magelang.
Kalau aku tidak lupa, video itu diambil bulan Mei-Juni. Entahlah, memoriku tidak menyimpannya dengan baik.

Ketika tombol play dimainkan, treng...
Muncullah wajah anak2 SMA yang sedang melakukan kegiatan belajar mengajar, suasana sekolah yang nyaman dan hiruk pikuk kehidupan sekolah pada umumnya.
Ada satu hal yang membuat temanku itu senyum2 menjijikkan dari awal video itu diputar, kadang tertawa menyebalkan sambil mengejek.
Bukan videonya yang jelek, tapi karena aku ada disana.
Yup, aku ada di video itu, video tahunan anak2 SMA itu.
***

Sabtu, di sebuah warung kopi. Bulan Mei atau Juni.
"Besok ikut ke Magelang ya.." temanku bercerita kalau dia dan dua orang temannya dapat job untuk membuat video tahunan sebuah SMA. Sebuah pekerjaan sampingan anak Komunikasi yang ternyata bisa menghasilkan rupiah.
"Lha yang dapat projek kan kalian, aku ngapain ikut, malas.." jawabku sekenanya.
"Ikut ajalah, kita cuma bertiga nih. Udah carter mobil juga. Ayolah, hitung2 ngeramein, ntar jalan2 juga kok."
"Halah, jalan2 apaan. Bilang aja buat bantu angkat2 barang. Kabel, lampu, kamera, ya kan..."
"Hahaha, ya gak segitunya, kalau itu kan bareng2. Udah ikut aja ya.."

Setelah beberapa lama saling ejek, akhirnya aku memutuskan ikut kesana.
Tidak ada salahnya juga, apalagi aku mengenal mereka bertiga. Yo wes lah, hari minggu juga tidak ada rencana kemana-mana.

Besoknya kami berempat berangkat ke Magelang.
Hanya budaya karet yang membuat kami jadi terlambat, itupun gara2 telat bangun. Selebihnya perjalanan kesana mulus kami lalui.
Anak2 SMA itu sudah menunggu hampir dua jam, tapi mereka maklum atas keterlambatan kami. Udah biasa, itu mungkin pikiran mereka.

"Mas, guru2 gak ada yang bisa" Seorang anak, mungkin ketua dari projek ini memberitahukan pada temanku bahwa guru2 sekolahnya tidak ada yang bisa hadir. Padahal ada bagian kelas di video itu yang mengharuskan adanya seorang guru. Tidak lucu nantinya, kelas tanpa guru. Mungkin juga karena ini hari minggu, guru2 itu lebih merasa wajib untuk menghabiskan waktu bersama keluarganya.

"Waduh, gimana ya.."Sambil menyiapkan peralatan untuk pengambilan gambar video dan mengatur pencahayaan ruangan, temanku berpikir sejenak.
"Kamu aja yang jadi guru.." Dengan santainya dia berkata sambil mengarahkan wajahnya padaku.
"Ngawur.. emoh aku" Apa coba itu maksudnya menjadikanku Oemar Bakrie. Tidak ada potongan seorang guru di wajahku, jelas aku menolak.
"Iya, kamu aja. Kasihan anak2 ini, lagian ini adegan2 terakhir. Masak kita harus balik lagi kesini, Yogya-Magelang lumayan ngabisin lho.." Dua temanku yang lain mencoba meng-gol-kan ide Oemar Bakrie versi Don Juan itu.
"Kampret semua nih, jangan2 tujuan kalian bawa aku kesini memang buat antisipasi ini kan.. ah, pantes semangat banget ngajak aku. Curut...!!!"
"Iya mas, mas aja yang jadi guru. Dipantes2in aja.." Seorang anak malah ikut ngerusuhi, ditambah anak2 lain yang ikut mengiyakan.
"Udahlah bro, demi lho ini.. demi.."
"Demi opo, demit kabeh.."
***

Jadilah Aku Oemar Bakrie dadakan, dan yang parahnya, dialognya banyak sekali.
Dari menegur sampai memberi nasehat, pakai kostum batik dan celana kain, kacamata, sampai sisiran guru tahun 45. Apalagi rambutku sedikit gondrong waktu itu, gak ada potongan guru sama sekali. Ini sih cari mati namanya.

Tapi anak2 itu benar2 membantuku. Tidak mudah memang, aku yang jelas2 tidak ada bakat di depan kamera, tanpa latihan sama sekali, harus memerankan seorang guru kelas.
Improvisasi aja, begitu kata temanku si penggagas ide gila ini. *Improvisasi gundulmu, gak liat apa keringat udah segede jagung gini. Belum lagi lidah yang hampir patah gara2 salah dialog terus*

Seharian kami disana, bersama hampir seratus anak2 SMA yang dengan semangat menyukseskan video tahunan mereka.
Sangat menyenangkan bekerja dengan mereka, banyak ketawanya, dan mereka sangat serius dalam prosesnya.
Aku pribadi salut atas keinginan mereka untuk membuat sesuatu yang bisa diingat kelak oleh mereka.
Keinginan untuk tetap menjaga silaturahmi dan juga sebagai kenangan. Karena setelah kelulusan, aku yakin banyak yang tidak akan tahu kabar masing2.
Video itu menjadi sebuah saksi, bahwa dulu mereka pernah bersama.
***

Dan jangan ditanya aktingku di video itu... melihatnya saja tadi malam sudah seperti mimpi buruk buatku. *Terimakasih buat kalian bertiga, yang dengan busuknya merencanakan semua ini. Semoga tuhan membalasnya.. :P*

Read more...

Read more...

SENI SASTRA: LOMBA BACA PUISI FESTIVAL RENDRA 2009 TINGKAT SLTA/SEDERAJAT

Monday, November 2, 2009

FESTIVAL RENDRA 2009
DEWAN KESENIAN JAKARTA
menyelenggarakan
LOMBA BACA PUISI FESTIVAL RENDRA 2009
TINGKAT SLTA/SEDERAJAT
Waktu : 26—28 November 2009
Pukul 10.00 WIB—Selesai


Tempat : Taman Ismail Marzuki
Jl. Cikini Raya 73 Jakarta 10330
Biaya pendaftaran Rp.20.000/orang (diserahkan saat pengambilan Formulir Pendaftaran)


Peserta dibagi menjadi 2 (dua) kategori:
1. Laki-laki
2. Perempuan


Memperebutkan:
1. Trofi Dewan Kesenian Jakarta
2. Sertifikat
3. Uang Tunai


Formulir pendaftaran bisa diambil di:


1. Kantor Dewan Kesenian Jakarta
Jl Cikini Raya 73 Jakarta 10330
Telpon: (021) 31937639/08176589639(Ayu).


2. Gelanggang Remaja Bulungan Jakarta Selatan
Jl.Bulungan Blok C no 1 Kebayoran Baru Jakarta Selatan
Telpon: (021)99469966/08174941654 (Herry)
Lomba Baca Puisi Ini akan dinilai oleh Dewan Juri:


1. Ags.Arya dipayana (sutradara teater)
2. Ayu Utami (novelis)
3. Iswadi Pratama (penyair/sutradara teater)
4. Irmansyah (penyair)
• Panitia hanya akan menerima 100 (seratus) pendaftar pertama.
• Pendaftaran akan ditutup pada 10 November 2009.

Sumber

Read more...
Sonic Run: Internet Search Engine
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

  © Blogger template Brownium by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP